ASPPUK Dorong Lahirnya Wirausahawan Muda di Sultra Melalui Business Matching

Hasil survey OXFAM dan Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (ASPPUK) menemukan hanya 0,21 persen anak muda di SULTRA dan SULSEL yang saat ini terjun dalam wirausaha. Masih jauh dari target minimal nasional 2 %.

ASPPUK Sulawesi Tenggara berusaha mendorong peningkatan wirausahawan muda Sultra melalui Business Matching (BM) yang digelar Jumat (26/3/21).

BM menjadi kegiatan teranyar dari rangkaian program Empowering Youth for Work (EYW). Di support OXFAM Indonesia atas kerjasama dengan IKEA Belanda, dimana ASPPUK sebagai Konsultan Bisnisnya untuk wilayah SULTRA dan SULSEL.

Sebelumnya ada 200 anak muda yang mengikuti training kewirausahaan di SULTRA. Terseleksi 39 anak untuk mengikuti mentoring. Lalu, hanya terpilih 11 anak muda dari Kota Kendari, Kota Baubau dan Wakatobi untuk mengikuti Business Matching (BM), Jumat 26 Maret 2021.

BM bertujuan menemukan calon pengusaha muda perempuan dan laki-laki yang memiliki perspektif gender kuat dan berorientasi pada perbaikan planet serta komunitas sosial. Planet, People dan Profit. Melinkan pengusaha muda dengan pasar dan permodalan.

Ke 11 pengusaha muda yang telah terorganisir melalui YOUTH HUB, YOUTH ENTREPRENEUR SOLUTION (YES) SULTRA, mempresentasikan produk mereka dihadapan pengusaha, calon investor, BUMD, Lembaga keuangan Bank dan Non Bank serta TPKAD SULTRA.

BM dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur SULTRA,  DR. Lukman Abunawas. Dihadiri oleh SEKDA Prov SULTRA, Kepala Biro Ekonomi, Kepala Dinas Koperasi KUKM, Kepala Dinas Perindag, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekraf, Pimpinan Bank Indonesia serta Kepala Perwakilan OJK SULTRA.

Sumber : https://sultrademo.co/asppuk-dorong-lahirnya-wirausahawan-muda-di-sultra-melalui-business-matching/